Rabu, 23 Februari 2011

Indonesia Terancam KRISIS PANGAN !!!!!


Telah kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat subur. Bahkan ada pepatah arab yang mengatakan bahwa Indonesia ini seperti segumpal tanah surga yang terlempar ke bumi. Hal ini menggambarkan betapa suburnya negeri ini. Indonesia juga dikenal kaya akan sumber daya alamnya. Mulai dari hasil tambang, laut, hingga hasil pangannya.
Salah satu produksi pangan kita adalah beras. Telah kita ketahui, beras berasal dari tanaman padi. Namun, untuk menghasilkan produksi beras yang banyak, dibutuhkan pula lahan yang luas untuk menanam padi. Namun apakah kondisi lahan persawahan kita demikian?
Ternyata tidak. mengapa?
Dari semua pulau yang ada, ternyata pulau jawa lah pulau yang paling banyak menyumbang produksi padi nasional. Ditahun 2007 pulau jawa yang luasnya hanya 6,79% dari luas indonesia ternyata menyumbang sekitar 53,3% produksi padi nasional.
Ironisnya lahan pesawahan di pulau jawa kian menurun. Dari Tahun 1994 - 2004 luas lahan pesawahan di pulau jawa berkurang sekitar 36.798 hektar atau 3.679 hektar setiap tahunnya. Ini artinya ada sekitar 10 hektar lahan yang berkurang setiap harinya.
Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat juga memegang andil besar atas brkurangnya lahan persawahan. Pasalnya prtumbuhan penduduk Indonesia saat ini mencapai 1,49%. Pada tahun 1930 penduduk pulau jawa hanya 41,9 juta jiwa. Seiring berjalannya waktu, penduduk pulau jawa meningkat menjadi 136,6 juta jiwa di tahun 2010.
Semakin banyak penduduk, maka semakin banyak pula pangan yang dibutuhkan. Namun kondisi tersebut sangatlah tidak sebanding dengan lahan yang tersedia. Lahan pertanian yang ada dipulau jawa, kini banyak yang di alih fungsikan menjadi lahan perindustrian maupun lahan pemukiman.
Bagimana padi - padi tersebuat mau ditanam sementara lahan yang tersedian semakin minim?
Solusi yang mungkin masih bisa dilakukan untuk mencegah krisis pangan misalnya dengan mencetak lahan - lahan persawahan baru diluar pulau jawa. Dan tanpa langkah yang konkret Indonesia akan KEKURANGAN PANGAN dalam waktu yang dekat ini.
Sangatlah tidak masuk akal apabila sebuah negara agraris kekurangan pangan. Bahkan disisi lain kita masih memiliki sekelompok masyareakat yang tidak mampu membeli beras dan mengkonsumsi nasi aking sbagai makanan sehari hari. Padahal nasi aking biasa digunakan sebagai pakan ternak seperti bebek.
So, mari para generasi muda kita majukan sektor pertanian kita agar bangsa kita lebih sejahtera dan nasi aking menjadi cerita lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar